8
Most read
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
KD 
A. PENGERTIAN MODELING 3D.
3D Modelling adalah proses untuk menciptakan objek 3D yang ingin dituangkan dalam
bentuk visual nyata, baik secara bentuk, tekstur, dan ukuran objeknya. Pengertian lainnya adalah
sebuah teknik dalam komputer grafis untuk memproduksi representasi digital dari suatu objek
dalam tiga dimensi (baik benda mati maupun hidup). Sebenarnya, konsep dasar dari 3D Modeling
adalah pemodelan. Pemodelan sendiri adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek.
Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup.
3D modeling juga dapat diartikan suatu proses mengembangkan matematika representasi
dari setiap tiga-dimensi benda (baik benda mati atau hidup) melalui perangkat lunak khusus.
Produk ini disebut sebagai model 3D. Hal ini dapat ditampilkan sebagai gambar dua dimensi
melalui proses yang disebut 3D rendering atau digunakan dalam komputer simulasi fenomena
fisik. Model juga dapat secara fisik dibuat menggunakan perangkat Printing 3D.
Model dapat dibuat secara otomatis atau manual. Manual proses pemodelan geometris
mempersiapkan data untuk komputer grafis 3D mirip dengan seni plastik seperti mematung.
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
Awalnya 3D Modeling diciptakan pada tahun 1960 dengan penggunaan pertama untuk
tujuan ilmiah dan teknik. Saat itu, hanya para profesional yang bekerja dengan model matematika
dan analisis data saja yang dapat membuat 3D Modeling ini. Namun, seorang pelopor grafis 3D
bernama Ivan Sutherland (pencipta Sketchpad) bersama dengan rekannya David Evans, membuka
jurusan teknologi komputer pertama di Universitas Utah dan menarik banyak professional
berbakat dari berbagai negara untuk membantu berkontribusi dalam pengembangan industri ini,
dan salah satu mahasiswanya adalah Edwin Catmull, selaku Presiden dari Pixar Animation dan
Walt Disney Animation Studios.
Kemudian, Sutherland dan Evans membuka perusahaan grafis 3D pertama pada tahun
1969, dan memberi nama “Evans & Sutherland”. Awalnya, pemodelan dan animasi 3D kebanyakan
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
digunakan di televisi dan iklan. Namun, seiring berjalannya waktu, kehadirannya di bidang lain
semakin diperlukan.
Hampir semua model 3D dapat dibagi menjadi dua kategori antara lain :
a) Solid - Model-model ini menentukan volume objek yang mereka wakili (seperti batu). Ini lebih
realistis, tapi lebih sulit untuk membangun. Model padat banyak digunakan untuk simulasi
nonvisual seperti medis dan teknik simulasi, CAD dan khusus untuk aplikasi visual seperti ray
tracing dan konstruktif geometri solid
b) Shell / batas - model ini mewakili permukaan, misalnya batas objek, bukan volume (seperti
kulit telur yang amat sangat tipis). Ini lebih mudah untuk bekerja dengan daripada model
padat. Hampir semua model visual digunakan dalam permainan dan film shell model.
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
Karena penampilan suatu objek tergantung pada objek luar, batas representasi yang umum
dalam komputer grafis. Dua dimensi permukaan adalah analogi yang baik untuk objek yang
digunakan dalam grafik, walaupun cukup sering objek-objek ini adalah non-manifold. Karena
permukaan tidak terbatas, sebuah pendekatan digital diskrit diperlukan. Poligonal jala-jala (dan
ke tingkat yang lebih rendah subdivisi permukaan) sejauh ini representasi paling umum,
walaupun titik berbasis representasi telah mendapatkan beberapa popularitas dalam beberapa
tahun terakhir. Tingkat set adalah perwakilan berguna untuk deformasi permukaan yang
mengalami banyak perubahan topologi seperti cairan.
Proses transformasi representasi objek, seperti koordinat titik tengah dari suatu bola dan
titik pada lingkar menjadi representasi poligon sebuah bola, disebut tessellation. Langkah ini
digunakan dalam poligon berbasis rendering, di mana benda-benda yang rusak turun dari
representasi abstrak ( "primitif") seperti bola, kerucut dan lain-lain, untuk apa yang disebut jala-
jala, yang jaring segitiga yang saling berhubungan.
3D representation
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
Jala-jala segitiga (bukan misalnya kotak) yang populer karena mereka telah terbukti
mudah untuk membuat menggunakan scanline render. Polygon representasi tidak digunakan
dalam semua teknik rendering, dan dalam kasus ini, langkah tessellation tidak termasuk dalam
transisi dari perwakilan abstrak ke lokasi yang diberikan.
B. PROSES PEMODELAN 3D.
Ada lima cara populer untuk mewakili model:
a) Polygonal Modeling - Points dalam ruang 3D, yang disebut simpul, terhubung dengan segmen
garis membentuk suatu poligonal mesh. Digunakan, misalnya, oleh Blender atau 3DS Max.
Sebagian besar model 3D saat ini dibangun sebagai model poligonal bertekstur, karena mereka
fleksibel dan karena komputer dapat membuat mereka begitu cepat. Namun, poligon adalah
planar dan hanya dapat mendekati permukaan lengkung dengan menggunakan banyak
poligon.
b) NURBS modeling - NURBS Surfaces ditentukan oleh kurva spline, yang dipengaruhi oleh
tertimbang titik kontrol. Kurva berikut (tetapi tidak perlu interpolasi) titik. Meningkatkan
berat untuk suatu titik akan menarik kurva mendekati titik itu. NURBS permukaan yang benar-
benar halus, bukan pendekatan dengan menggunakan permukaan datar kecil, dan begitu juga
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
sangat cocok untuk model organik. Maya,Rhino 3d dan 3DS Max adalah yang paling terkenal
software komersial yang menggunakan NURBS aslinya.
c) Splines & Patch Modeling - Seperti NURBS, Splines dan Patch tergantung pada garis lengkung
untuk menentukan permukaan terlihat. Patch jatuh di suatu tempat antara NURBS dan poligon
dalam hal fleksibilitas dan kemudahan penggunaan.
d) Primitif Modeling - Prosedur ini memerlukan geometris primitif seperti bola, silinder, kerucut
atau kubus sebagai blok bangunan untuk model yang lebih kompleks. Manfaat yang cepat dan
mudah konstruksi dan bahwa bentuk-bentuk secara matematis didefinisikan dan dengan
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
demikian benar-benar tepat, juga definisi bahasa dapat lebih sederhana. Primitif modeling
yang cocok untuk aplikasi teknis dan kurang untuk bentuk-bentuk organik. Beberapa
perangkat lunak 3D bisa langsung render dari primitif (seperti POV-Ray), yang lain
menggunakan primitif hanya untuk pemodelan dan mengkonversikannya ke jala-jala untuk
operasi lebih lanjut dan proses rendering.
C. FUNGSI 3D MODELING.
3D Modeling digunakan dalam berbagai media seperti video game, film, arsitektur, ilustrasi,
desain mekanik, iklan komersial atau lainnya. Proses 3D Modelling menghasilkan objek digital
yang dapat digerakan secara leluasa, membuatnya menjadi salah satu proses yang dibutuhkan
dalam karakter animasi dan spesial efek. Salah satu contohnya dalam industri otomotif.
Perusahaan seperti General Motor menggunakan 3D printing untuk mencetak prototipe bagian
kendaraan Chevrolet Malibu pada 2014.
MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING
MOJOKERTO
PROV. J A W A T I M U R
SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR
D. PEMODELAN 3D HARDSURFACE.
HardSurface modeling adalah objek 3 dimensi yang memiliki bentuk cenderung Geometrik
atau Kotak-kotak, Misalnya kursi, televisi, meja dan lain lain. Hard surface cenderung memiliki
bentuk geometric dan biasanya hard surface memiliki sudut pada setiap sisinya.
Sedangkan Organic modeling adalah objek yang memiliki kecenderungan bentuk halus atau
aerodinamis, nyaris tanpa sudut, misalnya manusia, hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup
lainnya.
Terdapat 3 jenis pemodelan 3D Hard Surface yaitu :
a) Primitive Modeling.
b) Polygonal Modeling.
c) Nurbs Moddeling.
.:: TERIMA KASIH ::.

More Related Content

PDF
Animasi 2D dan 3D KD : Memahami material pada object 3 d
PDF
Animasi 2D dan 3D KD: Menggambarkan konsep dasar object 3 d dalam sketsa ran...
PDF
Animasi 2D dan 3D KD: Memahami teknik rendering pada object 3d
PDF
Animasi 2D dan 3D (KD: Menerapkan teknik pembuatan karakter sederhana menggun...
PDF
Animasi 2D dan 3D KD : Menerapkan teknik animasi tweening 2 d
PDF
Animasi 2D dan 3D menerapkan teknik pembuatan gambar object sederhana menggun...
PDF
Desain grafis percetakan menerapkan prinsip gambar bentuk dan perspektif
PDF
Animasi 2D dan 3D KD : Memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2 dimensi (ve...
Animasi 2D dan 3D KD : Memahami material pada object 3 d
Animasi 2D dan 3D KD: Menggambarkan konsep dasar object 3 d dalam sketsa ran...
Animasi 2D dan 3D KD: Memahami teknik rendering pada object 3d
Animasi 2D dan 3D (KD: Menerapkan teknik pembuatan karakter sederhana menggun...
Animasi 2D dan 3D KD : Menerapkan teknik animasi tweening 2 d
Animasi 2D dan 3D menerapkan teknik pembuatan gambar object sederhana menggun...
Desain grafis percetakan menerapkan prinsip gambar bentuk dan perspektif
Animasi 2D dan 3D KD : Memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2 dimensi (ve...

What's hot (20)

PDF
Animasi 2 d dan 3d memahami prinsip dasar menggambar latar
DOCX
Soal Essay UAS Dasar Desain Grafis Kelas X Multimedia
PDF
KD : Menganalisis pemberian efek pada gambar bitmap
PDF
Materi H1 - Menerapkan design brief.pptx.pdf
DOCX
Soal HOTS Desain Grafis dan Percetakan
DOCX
Soal HOTS Animasi 2D 3D
PDF
Desain Grafis Percetakan menerapkan penggabungan gambar dan teks berbasi vektor
PPTX
Layout dan komposisi desain grafis
DOCX
SOAL ESSAY HOTS ANIMASI 2D 3D SEMESTER 2
DOCX
Lkpd desain grafis dan percetakan
PPTX
Desain multimedia interaktif_pertemuan 1
PDF
Pengolahan audio video prosedur pengoperasian kamera video
PDF
KD 3.6 Menerapkan gerak digital puppetter pada animasi 2 d
PDF
Animasi 2D dan 3D KD: Menganalisis elemen gambar digital puppeter dalam anima...
DOCX
Kisi kisi soal dasar desain grafis kelas xi multimedia
DOCX
LKPD Animasi 2D 3D
PDF
materi desain brief dkv kelas XI desain komunikasi visual
PPTX
Animasi 3d kd 1
PPTX
3.1 memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2 dimensi (vector)
DOCX
SOAL ESSAY HOTS DESAIN GRAFIS DAN PERCETAKAN KELAS XI SEMSTER 2
Animasi 2 d dan 3d memahami prinsip dasar menggambar latar
Soal Essay UAS Dasar Desain Grafis Kelas X Multimedia
KD : Menganalisis pemberian efek pada gambar bitmap
Materi H1 - Menerapkan design brief.pptx.pdf
Soal HOTS Desain Grafis dan Percetakan
Soal HOTS Animasi 2D 3D
Desain Grafis Percetakan menerapkan penggabungan gambar dan teks berbasi vektor
Layout dan komposisi desain grafis
SOAL ESSAY HOTS ANIMASI 2D 3D SEMESTER 2
Lkpd desain grafis dan percetakan
Desain multimedia interaktif_pertemuan 1
Pengolahan audio video prosedur pengoperasian kamera video
KD 3.6 Menerapkan gerak digital puppetter pada animasi 2 d
Animasi 2D dan 3D KD: Menganalisis elemen gambar digital puppeter dalam anima...
Kisi kisi soal dasar desain grafis kelas xi multimedia
LKPD Animasi 2D 3D
materi desain brief dkv kelas XI desain komunikasi visual
Animasi 3d kd 1
3.1 memahami prinsip dasar pembuatan animasi 2 dimensi (vector)
SOAL ESSAY HOTS DESAIN GRAFIS DAN PERCETAKAN KELAS XI SEMSTER 2
Ad

Similar to ANIMASI 2D dan 3D KD : Menerapkan model obyek sederhana berbasis 3 d hardsurface (8)

PDF
11._Menggambarkan_konsep_dasar_object_3D_dalam_sketsa_rancangan.pdf
PPTX
Pemodelan 3 (Tiga) Dimensi dalam Dunia Animasi
PPTX
MEMAHAMI ANIMASI 3D UNTUK PEMULA DENGAN APLIKASI BLENDER.pptx
PPTX
419596752-MATERI-ANIMASI-KD-3-1-4-1-SMESTER-2-pptx.pptx
PDF
17._Memahami_teknik_rendering_pada_object_3d.pdf
PPT
Pengantar_Grafika_3D_Transformasi_3D.ppt
PDF
Desain Pemodelan Grafik - Bab 4 Tugas 4
11._Menggambarkan_konsep_dasar_object_3D_dalam_sketsa_rancangan.pdf
Pemodelan 3 (Tiga) Dimensi dalam Dunia Animasi
MEMAHAMI ANIMASI 3D UNTUK PEMULA DENGAN APLIKASI BLENDER.pptx
419596752-MATERI-ANIMASI-KD-3-1-4-1-SMESTER-2-pptx.pptx
17._Memahami_teknik_rendering_pada_object_3d.pdf
Pengantar_Grafika_3D_Transformasi_3D.ppt
Desain Pemodelan Grafik - Bab 4 Tugas 4
Ad

More from MULTIMEDIA 'n BROADCASTING SMKN 1 PUNGGING MOJOKERTO (19)

PDF
PDF
Menerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambar
PDF
Menerapkan prinsip desain user interface pada multimedia interaktif berbasis ...
PDF
Menerapkan struktur kontrol percabangan dalam bahasa pemrograman
PDF
Menerapkan struktur kontrol perulangan dalam bahasa pemrograman.
PDF
PEMROGRAMAN DASAR KD. Menganalisis penggunaan array untuk penyimpanan data di...
PDF
KD. Menganalisi video sesuai naskah produksi.
PDF
Memahami perancangan alur multimedia interaktif berbasis halaman web dan medi...
PDF
TEKNIK PENGOLAHAN AUDIO dan VIDEO KD Menganalisis proses pengemasan produksi ...
PDF
Menganalisis prosedur pengukuran bidang pandang dan sudut pengambilan gambar
PDF
Menerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografi
PDF
KD Menerapkan pengalamanatan ip pada jaringan komputer
PDF
Menganalisis permasalahan pada instalasi software aplikasi
PDF
KOMPUTER DAN JARINGAN DASR KD : Menganalisis permasalahan pada perangkat keras
PDF
KOMPUTER DAN JARINGAN DASR KD : Menerapkan instalasi driver perangkat keras k...
PDF
DESAIN MEDIA INTERAKTIF KD:Mendiskusikan fungsi dan unsur warna cmyk dan rgb
PDF
KD : Memahami konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media in...
PDF
Desain Grafis Percetakan KD : Mengevaluasi karya fotografi
Menerapkan tata cahaya dalam pengambilan gambar
Menerapkan prinsip desain user interface pada multimedia interaktif berbasis ...
Menerapkan struktur kontrol percabangan dalam bahasa pemrograman
Menerapkan struktur kontrol perulangan dalam bahasa pemrograman.
PEMROGRAMAN DASAR KD. Menganalisis penggunaan array untuk penyimpanan data di...
KD. Menganalisi video sesuai naskah produksi.
Memahami perancangan alur multimedia interaktif berbasis halaman web dan medi...
TEKNIK PENGOLAHAN AUDIO dan VIDEO KD Menganalisis proses pengemasan produksi ...
Menganalisis prosedur pengukuran bidang pandang dan sudut pengambilan gambar
Menerapkan pengoperasian kamera digital dan perawatan peralatan fotografi
KD Menerapkan pengalamanatan ip pada jaringan komputer
Menganalisis permasalahan pada instalasi software aplikasi
KOMPUTER DAN JARINGAN DASR KD : Menganalisis permasalahan pada perangkat keras
KOMPUTER DAN JARINGAN DASR KD : Menerapkan instalasi driver perangkat keras k...
DESAIN MEDIA INTERAKTIF KD:Mendiskusikan fungsi dan unsur warna cmyk dan rgb
KD : Memahami konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media in...
Desain Grafis Percetakan KD : Mengevaluasi karya fotografi

Recently uploaded (20)

PDF
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
PPTX
Penguatan Pertemuan1 OJT koding dan kecerdasan artificial
PPTX
PPT MODUL 3 PENYELARASAN VISI MISI DENGAN OEMBELAJARAN MENDALAM
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PDF
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
PPT
Tugas Modul 1.Konsep Pola Pikir Bertumbuh.ppt
PPTX
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PDF
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
DOCX
Download Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) Bahasa Arab Kelas 10 Ter...
PPTX
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
PPTX
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
PDF
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPTX
8-Bahan Paparan Smart ASN Latsar CPNS agenda III
PDF
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PPTX
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 12 SMA - Cabang Iman: Keterkaitan antar...
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
Penguatan Pertemuan1 OJT koding dan kecerdasan artificial
PPT MODUL 3 PENYELARASAN VISI MISI DENGAN OEMBELAJARAN MENDALAM
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Tugas Modul 1.Konsep Pola Pikir Bertumbuh.ppt
Digital Marketing Dasar Untuk Pemula.pptx
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika Terapan_22 Agus 2025.pdf
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
Download Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) Bahasa Arab Kelas 10 Ter...
Paparan Pembelajaran Mendalam V2 (fix).pptx
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
Aminullah Assagaf_B34_Statistik Ekonometrika_PLS SPSS.pdf
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
8-Bahan Paparan Smart ASN Latsar CPNS agenda III
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
Desain ojt 1 koding dan kecerdasan artificial .pptx

ANIMASI 2D dan 3D KD : Menerapkan model obyek sederhana berbasis 3 d hardsurface

  • 1. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR KD  A. PENGERTIAN MODELING 3D. 3D Modelling adalah proses untuk menciptakan objek 3D yang ingin dituangkan dalam bentuk visual nyata, baik secara bentuk, tekstur, dan ukuran objeknya. Pengertian lainnya adalah sebuah teknik dalam komputer grafis untuk memproduksi representasi digital dari suatu objek dalam tiga dimensi (baik benda mati maupun hidup). Sebenarnya, konsep dasar dari 3D Modeling adalah pemodelan. Pemodelan sendiri adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. 3D modeling juga dapat diartikan suatu proses mengembangkan matematika representasi dari setiap tiga-dimensi benda (baik benda mati atau hidup) melalui perangkat lunak khusus. Produk ini disebut sebagai model 3D. Hal ini dapat ditampilkan sebagai gambar dua dimensi melalui proses yang disebut 3D rendering atau digunakan dalam komputer simulasi fenomena fisik. Model juga dapat secara fisik dibuat menggunakan perangkat Printing 3D. Model dapat dibuat secara otomatis atau manual. Manual proses pemodelan geometris mempersiapkan data untuk komputer grafis 3D mirip dengan seni plastik seperti mematung.
  • 2. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR Awalnya 3D Modeling diciptakan pada tahun 1960 dengan penggunaan pertama untuk tujuan ilmiah dan teknik. Saat itu, hanya para profesional yang bekerja dengan model matematika dan analisis data saja yang dapat membuat 3D Modeling ini. Namun, seorang pelopor grafis 3D bernama Ivan Sutherland (pencipta Sketchpad) bersama dengan rekannya David Evans, membuka jurusan teknologi komputer pertama di Universitas Utah dan menarik banyak professional berbakat dari berbagai negara untuk membantu berkontribusi dalam pengembangan industri ini, dan salah satu mahasiswanya adalah Edwin Catmull, selaku Presiden dari Pixar Animation dan Walt Disney Animation Studios. Kemudian, Sutherland dan Evans membuka perusahaan grafis 3D pertama pada tahun 1969, dan memberi nama “Evans & Sutherland”. Awalnya, pemodelan dan animasi 3D kebanyakan
  • 3. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR digunakan di televisi dan iklan. Namun, seiring berjalannya waktu, kehadirannya di bidang lain semakin diperlukan. Hampir semua model 3D dapat dibagi menjadi dua kategori antara lain : a) Solid - Model-model ini menentukan volume objek yang mereka wakili (seperti batu). Ini lebih realistis, tapi lebih sulit untuk membangun. Model padat banyak digunakan untuk simulasi nonvisual seperti medis dan teknik simulasi, CAD dan khusus untuk aplikasi visual seperti ray tracing dan konstruktif geometri solid b) Shell / batas - model ini mewakili permukaan, misalnya batas objek, bukan volume (seperti kulit telur yang amat sangat tipis). Ini lebih mudah untuk bekerja dengan daripada model padat. Hampir semua model visual digunakan dalam permainan dan film shell model.
  • 4. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR Karena penampilan suatu objek tergantung pada objek luar, batas representasi yang umum dalam komputer grafis. Dua dimensi permukaan adalah analogi yang baik untuk objek yang digunakan dalam grafik, walaupun cukup sering objek-objek ini adalah non-manifold. Karena permukaan tidak terbatas, sebuah pendekatan digital diskrit diperlukan. Poligonal jala-jala (dan ke tingkat yang lebih rendah subdivisi permukaan) sejauh ini representasi paling umum, walaupun titik berbasis representasi telah mendapatkan beberapa popularitas dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat set adalah perwakilan berguna untuk deformasi permukaan yang mengalami banyak perubahan topologi seperti cairan. Proses transformasi representasi objek, seperti koordinat titik tengah dari suatu bola dan titik pada lingkar menjadi representasi poligon sebuah bola, disebut tessellation. Langkah ini digunakan dalam poligon berbasis rendering, di mana benda-benda yang rusak turun dari representasi abstrak ( "primitif") seperti bola, kerucut dan lain-lain, untuk apa yang disebut jala- jala, yang jaring segitiga yang saling berhubungan. 3D representation
  • 5. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR Jala-jala segitiga (bukan misalnya kotak) yang populer karena mereka telah terbukti mudah untuk membuat menggunakan scanline render. Polygon representasi tidak digunakan dalam semua teknik rendering, dan dalam kasus ini, langkah tessellation tidak termasuk dalam transisi dari perwakilan abstrak ke lokasi yang diberikan. B. PROSES PEMODELAN 3D. Ada lima cara populer untuk mewakili model: a) Polygonal Modeling - Points dalam ruang 3D, yang disebut simpul, terhubung dengan segmen garis membentuk suatu poligonal mesh. Digunakan, misalnya, oleh Blender atau 3DS Max. Sebagian besar model 3D saat ini dibangun sebagai model poligonal bertekstur, karena mereka fleksibel dan karena komputer dapat membuat mereka begitu cepat. Namun, poligon adalah planar dan hanya dapat mendekati permukaan lengkung dengan menggunakan banyak poligon. b) NURBS modeling - NURBS Surfaces ditentukan oleh kurva spline, yang dipengaruhi oleh tertimbang titik kontrol. Kurva berikut (tetapi tidak perlu interpolasi) titik. Meningkatkan berat untuk suatu titik akan menarik kurva mendekati titik itu. NURBS permukaan yang benar- benar halus, bukan pendekatan dengan menggunakan permukaan datar kecil, dan begitu juga
  • 6. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR sangat cocok untuk model organik. Maya,Rhino 3d dan 3DS Max adalah yang paling terkenal software komersial yang menggunakan NURBS aslinya. c) Splines & Patch Modeling - Seperti NURBS, Splines dan Patch tergantung pada garis lengkung untuk menentukan permukaan terlihat. Patch jatuh di suatu tempat antara NURBS dan poligon dalam hal fleksibilitas dan kemudahan penggunaan. d) Primitif Modeling - Prosedur ini memerlukan geometris primitif seperti bola, silinder, kerucut atau kubus sebagai blok bangunan untuk model yang lebih kompleks. Manfaat yang cepat dan mudah konstruksi dan bahwa bentuk-bentuk secara matematis didefinisikan dan dengan
  • 7. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR demikian benar-benar tepat, juga definisi bahasa dapat lebih sederhana. Primitif modeling yang cocok untuk aplikasi teknis dan kurang untuk bentuk-bentuk organik. Beberapa perangkat lunak 3D bisa langsung render dari primitif (seperti POV-Ray), yang lain menggunakan primitif hanya untuk pemodelan dan mengkonversikannya ke jala-jala untuk operasi lebih lanjut dan proses rendering. C. FUNGSI 3D MODELING. 3D Modeling digunakan dalam berbagai media seperti video game, film, arsitektur, ilustrasi, desain mekanik, iklan komersial atau lainnya. Proses 3D Modelling menghasilkan objek digital yang dapat digerakan secara leluasa, membuatnya menjadi salah satu proses yang dibutuhkan dalam karakter animasi dan spesial efek. Salah satu contohnya dalam industri otomotif. Perusahaan seperti General Motor menggunakan 3D printing untuk mencetak prototipe bagian kendaraan Chevrolet Malibu pada 2014.
  • 8. MULTIMEDIA SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO PROV. J A W A T I M U R SMK NEGERI 1 PUNGGING MOJOKERTO JAWA TIMUR D. PEMODELAN 3D HARDSURFACE. HardSurface modeling adalah objek 3 dimensi yang memiliki bentuk cenderung Geometrik atau Kotak-kotak, Misalnya kursi, televisi, meja dan lain lain. Hard surface cenderung memiliki bentuk geometric dan biasanya hard surface memiliki sudut pada setiap sisinya. Sedangkan Organic modeling adalah objek yang memiliki kecenderungan bentuk halus atau aerodinamis, nyaris tanpa sudut, misalnya manusia, hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya. Terdapat 3 jenis pemodelan 3D Hard Surface yaitu : a) Primitive Modeling. b) Polygonal Modeling. c) Nurbs Moddeling. .:: TERIMA KASIH ::.