Produksi jagung di Indonesia menunjukkan fluktuasi dalam tiga tahun terakhir dengan kebutuhan domestik mencapai 12 juta ton/tahun, sedangkan kapasitas produksi pabrik pakan ternak sebesar 7 juta ton/tahun. Penurunan luas panen diperkirakan mencapai 4,84%, yang berkontribusi pada kurangnya minat masyarakat untuk bercocok tanam jagung, akibat ketidakpastian harga. Pengelolaan budidaya jagung meliputi teknik penanaman, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit yang harus dilakukan dengan kebijakan yang tepat agar dapat meningkatkan hasil panen.