Radiasi 
- Matahari 
- Konsep/pengertian radiasi 
- Komponen radiasi surya 
- Faktor yang pengaruhi intensitas radiasi surya 
- Radiasi bumi dan atmosfer 
- Faktor yang pengaruhi radiasi surya 
- Neraca bahang
Matahari 
• matahari (matahari = surya ) sumber energi 
utama untuk proses-proses fisika atmosfer yang 
menentukan keadaan cuaca dan iklim di atmosfer 
bumi. 
• Permukaan matahari bersuhu 6000 K, dengan 
jarak dari bumi 150 juta Km 
• Radiasi yang sampai di puncak atmosfer 1360 
Wm2, yang sampai ke permukaan bumi setengah 
dari yang diterima di puncak atmosfer. 
• Rata-rata 30% radiasi yang sampai dipermukaan 
bumi dipantulkan kembali ke angkasa luar.
TATA SURYA KITA 
Tata surya 
28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 3
28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 4
JARAK DARI BUMI 
TERDEKAT 
TERJAUH 
RATA - 
RATA 
UKURAN KHAS DARI……. 
BUTIRAN 
SUPER BUTIRAN 
SUN SPOT 
MATAHARI 
UMUR 
4,6 MILYAR TAHUN 
JENIS SPEKTRAL 
G. 2 
TEMPERATUR MENCAPAI 
: 
PUSAT/ I NTI 
PERMUKAA 
N 
SUN SPOT 
CORONA 
UKURAN / ENERGI 
RADIUS 
PANCARAN ENERGI 
MASSA 
Joule/ detik 
KOMPOSISI KIMIA 
HIDROGEN, HELIUM 
( DENGAN SEDIKITNYA 70 
UNSUR YANG LEBIH BERAT ) 
SATURNUS 
JUPITER 
MARS 
NEPTUNUS 
URANUS 
PLUTO 
MATAHARI BULAN 
BUMI 
VENUS 
MERKURIUS 
28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 5
ZONA RADIASI 
INTI MATAHARI 
PHOTOSPERA 
ZONA KONVEKSI 
28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 6
Konsep Radiasi 
• Perpindahan energi/kalor dari permukaan 
matahari ke suatu tempat dipermukaan bumi 
yang di pancarkan dlm bntuk gelombang 
elektromagnetik baik melalui perantara maupun 
tdk melalui perantara. 
• Ada 2 teori dalam perpindahan ini yaitu: 
Teori gel elektromagnetik = cahaya merambat 
melalui ruangan sbgai suatu gelombang 
Teoti kuantum = cahaya merambat dlm bntuk aliran 
partikel yg disebut foton
Komponen radiasi matahari 
• Intensitas radiasi = jmlah energi yg 
dipancarkan oleh matahari per satuan wktu 
per satuan luas 
• Kualitas radiasi = panjang gelombang sinar 
atau tnkat energi yg dipancarkan olh matahari 
• Panjang hari dan lama pnyinaran = peride 
mulai terbit hingga terbenam matahari dan 
merupakan lama pnyinaran maksimum yg dpt 
dicapai matahari
Karakteristik Radiasi Surya 
• Setiap benda di alam yang bersuhu 0 K (-273 o 
C) memancarkan radiasi berbanding lurus 
dengan pangkat empat suhu permukaannya 
(Hukum Stefan – Boltzman) 
F = ε σ T4 
F = Pancaran RAdiasi (Wm2) 
ε = emisivitas permukaan, bernilai satu untuk 
benda hitam (black body radiation), 
sedangkan untuk benda-benda alam berkisar 
0.9-1.0) 
σ = tetapan Stefan – Boltzman (5.67 10-8 Wm2) 
T = Suhu permukaan (K)
Faktor yang pengaruhi intensitas 
radiasi surya 
• Jumlah radiasi yg sampai di permk bumi dan 
mngalami pemantulan olh keragaman bntuk 
bumi di sebut Insolasi 
• 4 faktor yg pngaruhi insolasi 
• Intensitas radiasi 
• Faktor astronomis 
• Transparansi atm 
• pemantulan
Radiasi bumi dan atmosfer 
• Radiasi bumi = radiasi yg dipacarkn olh bumi 
ke sekelilingx (atm & angkasa) dlm bntuk gel 
elektromagnetik setelah mnerima radiasi dr 
matahari 
• Radiasi atmosfer = radiasi yg dipacarkn olh 
atmosfer ke sekelilingx (bumi & angkasa) dlm 
bntuk gel elektromagnetik baik mlalui 
perantara ataupun tdk.
Sistem Kesetimbangan Panas di Bumi
Kenaikan suhu rata-rata bumi selama 
157 tahun terakhir
RADIASI MATAHARI
Cahaya 
• Faktor esensial pertumbuhan dan 
perkembangan tanaman 
• Cahaya memegang peranan penting dalam 
proses fisiologis tanaman, terutama 
fotosintesis, respirasi, dan transpirasi 
• Fotosintesis : sebagai sumber energi bagi 
reaksi cahaya, fotolisis air menghasilkan 
daya asimilasi (ATP dan NADPH2)
• Cahaya matahari ditangkap daun sebagai 
foton 
• Tidak semua radiasi matahari mampu diserap 
tanaman, cahaya tampak, dg panjang 
gelombang 400 s/d 700 nm 
• Faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi 
yang sampai ke bumi: sudut datang, panjang 
hari, komposis atmosfer 
• Cahaya yang diserap daun 1-5% untuk 
fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun 
dan transpirasi
• Peranan cahaya dalam respirasi, fotorespirasi, 
menaikkan suhu 
• Peranan cahaya dalam transpirasi, transpirasi 
stomater, mekanisme bukaan stomata 
• Kebutuhan intensitas cahaya berbeda untuk 
setiap jenis tanaman, dikenal tiga tipe 
tanaman C3, C4, CAM 
• C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah, 
dibatasi oleh tingginya fotorespirasi
• C4 memiliki titik kompensasi cahaya tinggi, 
sampai cahaya terik, tidak dibatasi oleh 
fotorespirasi 
• Besaran yang menggambarkan banyak 
sedikitnya radiasi matahari yang mampu 
diserap tanaman:ild 
• ILD kritik dan ILD optimum, ILD kritik 
menyebabkan pertumbuhan tanaman 90% 
maksimum. ILD optimum menyebabkan 
pertumbuhan tanaman (CGR) maksimum
• ILD optimum setiap jenis tanaman berbeda 
tergantung morfologi daun 
• Faktor eksternal juga mempengaruhi nilai ild 
optimum, misalnya jarak tanam (kerapatan tanaman) 
maupun sistem tanam 
• Faktor eksternal mempengaruhi radiasi yang diserap 
dan nilai ILD optimum, melalui efek penaungan 
(mutual shading) 
• Penaungan: distribusi cahaya dalam tajuk tidak 
merata, ada daun yang bersifat parasit terhadap 
fotosintat yang dihasilkan daun yang lain, NAR 
rendah, CGR rendah, telah tercapai titik kompensasi 
cahaya, ILD telah melampaui nilai optimumnya
• Kaitannya dengan ILD optimum setiap jenis 
tanaman perlu dilakukan kajian mengenai 
jarak tanam yang menyebabkan tercapainya 
ILD optimum tersebut. Pengaturan jarah 
tanam ditentukan oleh tingkat kesuburan 
lahan maupun habitus tanaman (morfologi 
tanaman) 
• Penentuan kerapatan tanaman dipengaruhi 
juga oleh hasil ekonomis yang akan diambil 
dari pertanaman.
• Hasil ekonomis tanaman berupa biji (produk 
reproduktif yang lain). Kalo dibuat grafik hub antara 
kerapatan dengan hasil, kurve berbentuk parabolik, 
ada nilai LAI optimum. Peningkatan kerapatan 
tanaman setelah LAI optimum, menimbulkan 
penurunan hasil. Hasil fotosintesis digunakan lebih 
banyak untuk keperluan vegetatif 
• Hasil ekonomis tanaman berupa bagian vegetatif 
tanaman, grafik hub antara kerapatan dengan hasil 
berbentuk asimtotik. Jarak tanam dibuat serapat 
mungkin supaya penyerapan radiasi maksimum 
cepat tercapai, dapat dikatakan tidak ada LAI 
optimum
Faktor yang Menentukan Besarnya Radiasi 
Matahari ke Bumi 
• Sudut datang matahari (dari suatu titik 
tertentu di bumi) 
• Panjang hari 
• Keadaan atmosfer (kandungan debu dan uap 
air)
• Panjang hari sering menjadi faktor pembatas 
pertumbuhan di daerah sub-tropik 
• Keberadaan radiasi, sering terbatas di sub-tropik 
pada musim tertentu, sehingga 
kekurangan radiasi matahari merupakan 
kendala utama pertanian di sub-tropik 
• Panjang hari di daerah tropik tidak terlalu 
menimbulkan masalah (bukan faktor 
pembatas), relatif konstan, 12 jam/hari 
• Yang sering menjadi faktor pembatas adalah 
masalah kelebihan radiasi (intensitas 
matahari)
Naungan 
• Merupakan salah satu alternatif untuk 
mengatasi intensitas cahaya yang terlalu 
tinggi. 
• Pemberian naungan dilakukan pada budidaya 
tanaman yang umumnya termasuk kelompok 
C3 maupun dalam fase pembibitan 
• Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak 
tahan IC penuh, butuh 30-40%, diatasi dengan 
naungan
• Pada tanaman kelompok C3, naungan tidak 
hanya diperlukan pada fase bibit saja, tetapi 
sepanjang siklus hidup tanaman 
• Meskipun dengan semakin dewasa umur 
tanaman, intensitas naungan semakin 
dikurangi 
• Naungan selain diperlukan untuk mengurangi 
intensitas cahaya yang sampai ke tanaman 
pokok, juga dimanfaatkan sebagai salah satu 
metode pengendalian gulma
• Di bawah penaung, bersih dari gulma 
terutama rumputan 
• Semakin jauh dari penaung, gulma mulai 
tumbuh semakin cepat 
• Titik kompensasi gulma rumputan dapat 
ditentukan sama dengan IC pada batas mulai 
ada pertumbuhan gulma 
• Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi 
dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik 
jenuh), hasil fotosintesis cukup untuk respirasi 
dan sisanya untuk pertumbuhan
Dampak pemberian naungan 
terhadap iklim mikro 
• Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40% 
• Mengurangi aliran udara disekitar tajuk 
• Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil 
(60-70%) 
• Mengurangi laju evapotranspirasi 
• Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air 
dengan tingkat transpirasi tanaman
Hasil penelitian pada tembakau 
Dampak pemberian naungan pada 
pertanaman tembakau : 
• Laju transpirasi tanaman tembakau menurun 
sebesar 45,6% 
• Evapotranspirasi tanah menurun sebesar 60% 
• Kadar air daun meningkat 
• Total luas daun tembakau meningkat 40%
Tanaman muda 
• Memerlukan intensitas cahaya relatif 
rendah 
• IC terlalu rendah aktifitas fotosintesis 
menurun, suplai KH dan auxin untuk 
pertumbuhan akar menurun, bibit yang 
kekurangan IC memiliki perakaran yang 
tidak berkembang 
• IC terlalu tinggi : fotooksidasi 
meningkat, suhu tinggi, kelembaban 
rendah, kematian daun (daun terbakar)
• Penelitian pada penyetekan kakao: stek kakao 
mampu berakar dengan baik kalau 
mendapatkan intensitas cahaya 20% lebih 
rendah dari IC penuh (stek kakao diberi 
naungan dengan intensitas sedang) 
• Penelitian pada pembibitan karet: bibit karet 
mampu berakar dengan baik kalau 
mendapatkan IC 50% 
• Penelitian pada penyetekan vanili: bibit vanili 
mampu berakar dengan baik kalau 
mendapatkan IC 30%-50%
• Naungan dapat menghindari fluktuasi 
temperatur yang tinggi dan kadar air tanah 
• Naungan dapat digunakan sebagai saranan 
konservasi tanah, karena meningkatkan 
jumlah pori penyedia air tanah (melalui 
pengaturan temperatur dan evaporasi) 
• Besar kecilnya fotosintesis tergantung pada 
temperatur, suplai air, unsur-unsur hara, sifat 
morfologis tanaman. Puncak fotosintesis 
terkait dengan besarnya sinar dan temperatur
Kekurangan Air Diatasi dg naungan 
• Naungan mengurangi volume kecepatan aliran 
permukaan dan meningkatkan air tersedia 
bagi tanaman
Pengaruh lingkungan (Tekanan) 
• Pengaruh merusak yang dipaksakan, 
dikendalikan oleh lingkungan 
• Respon adaptasi, dikendalikan oleh tanaman
• Kerusakan: kematian sebagian organ maupun 
keseluruhan tanaman, penurunan 
pertumbuhan karena kelainan fisiologis 
• Kerusakan: resistensi tanaman terhadap 
tekanan lingkungan berkurang 
• Respon beradaptasi, merupakan pengendali 
yang halus terhadap resistensi 
• Resistensi bisa elastis (terbalikkan) maupun 
plastis (tidak terbalikkan)
• Resistensi elastis, efek mekanisme fisiologis 
(lebih besifat fisiologis) 
• Resistensi plastis, efek adaptasi morfologis 
• Tekanan cahaya bisa menimbulkan respon 
fisiologis (dalam aktivitas fotosintesis) 
maupun respon morfologis (berubahnya 
ukuran daun dll) 
• Kedua respon tsb memerlukan fleksibilitas 
fenotipe
Respon Morfologi 
• Makromorfologi: tinggi tanaman, diameter tanaman, 
sudut percabangan, jumlah daun, luas daun dll 
• Mikromorfologi: kandungan klorofil daun, ketebalan 
daun dll 
• Tinggi tanaman lebih cepat naik di tempat teduh, 
diameter tanaman lebih cepat naik di tempat tanpa 
naungan, sudut percabangan lebih besar ditempat 
ternaungi, luas daun lebih besar di tempat ternaungi, 
begitu juga dengan jumlah daun 
• Kandungan klorofil lebih tinggi di tempat terang, 
ketebalan daun lebih tinggi di tempat terang

More Related Content

PDF
Bab 4. suhu, tekanan, kelembaban udara dan pengaruhnya thd tanaman
PPT
1. RUANG LINGKUP AGROKLIMATOLOGI.ppt
PPTX
Ppt sinar matahari (klh)
PPTX
Pengaruh suhu dan matahari terhadap tumbuhan
PPTX
2. ATMOSFER.pptx
PPT
Klasifikasi iklim
PPT
Power point lapisan atmosfer
PPT
Klimatologi
Bab 4. suhu, tekanan, kelembaban udara dan pengaruhnya thd tanaman
1. RUANG LINGKUP AGROKLIMATOLOGI.ppt
Ppt sinar matahari (klh)
Pengaruh suhu dan matahari terhadap tumbuhan
2. ATMOSFER.pptx
Klasifikasi iklim
Power point lapisan atmosfer
Klimatologi

What's hot (20)

PPTX
Induksi pembungaan (7)
DOCX
Agroklimat acara 1 pengenalan stasiun dan peralatan stasiun
PPTX
Evapotranspirasi
PDF
Penetapan potensial air jaringan
PPT
Radiasi surya
PPTX
Geografi-Materi Tentang Suhu Udara
DOC
Laporan praktikum kelembaban udara
PDF
Laporan Praktikum Pengukuran Suhu Udara Menggunakan Sling Psikometer
PDF
2A_11_Nur Azizah_Laporan Akhir Praktikum_Gerak Harmonis Sederhana pada Pegas
DOCX
Laporan akhir dasar dasar ilmu tanah
DOCX
Laporan Akhir Dasar-dasar Agronomi
PPTX
4. SUHU UDARA, TEKANAN UDARA, DAN ANGIN.pptx
DOCX
Laporan praktikum c3, c4 dan cam
PPTX
konsep biodiversitas
PPTX
05 hubungan air, tanah dan tanaman
PPT
Agroklimatologi Tekanan udara dan angin
PPT
Evolusi Sebelum Darwin
PPT
Evolusi Tumbuhan
PPTX
Fisiologi Biji
DOCX
Laporan agroklimatologi alat-alat agroklimatologi
Induksi pembungaan (7)
Agroklimat acara 1 pengenalan stasiun dan peralatan stasiun
Evapotranspirasi
Penetapan potensial air jaringan
Radiasi surya
Geografi-Materi Tentang Suhu Udara
Laporan praktikum kelembaban udara
Laporan Praktikum Pengukuran Suhu Udara Menggunakan Sling Psikometer
2A_11_Nur Azizah_Laporan Akhir Praktikum_Gerak Harmonis Sederhana pada Pegas
Laporan akhir dasar dasar ilmu tanah
Laporan Akhir Dasar-dasar Agronomi
4. SUHU UDARA, TEKANAN UDARA, DAN ANGIN.pptx
Laporan praktikum c3, c4 dan cam
konsep biodiversitas
05 hubungan air, tanah dan tanaman
Agroklimatologi Tekanan udara dan angin
Evolusi Sebelum Darwin
Evolusi Tumbuhan
Fisiologi Biji
Laporan agroklimatologi alat-alat agroklimatologi
Ad

Viewers also liked (20)

PPTX
Multilevel inverter
PPT
variable frequency drive (VFD) installation
PPTX
Speed control of dc motor by fuzzy controller
PDF
Multilevel Inverters for PV Applications
DOCX
Agroklimat acara 2 radiasi surya
PDF
DIRECT TORQUE CONTROL OF THREE PHASE INDUCTION MOTOR USING FOUR SWITCH THREE ...
PPTX
M.E. Project PPT
PPT
karakteristik Over load relay
PDF
Model simulasi antrian gtr
PDF
3 radiasi matahari gtr
PPTX
Pengaturan kecepatan dan posisi motor ac 3 phasa.
PPTX
speed control of three phase induction motor
PPT
Radiasi surya
PPTX
design of VFD for speed control in single phase induction motor
PPTX
Variable frequency drives for industrial applications
PPT
Radiasi surya dan pertumbuhan tanaman
PPTX
cascaded multilevel inverter project
PDF
Performance Modules Solar Power Meter (Solar-100)
PPT
20020501
PDF
Peran klimatologi dalam tip dan peternakan gtr
Multilevel inverter
variable frequency drive (VFD) installation
Speed control of dc motor by fuzzy controller
Multilevel Inverters for PV Applications
Agroklimat acara 2 radiasi surya
DIRECT TORQUE CONTROL OF THREE PHASE INDUCTION MOTOR USING FOUR SWITCH THREE ...
M.E. Project PPT
karakteristik Over load relay
Model simulasi antrian gtr
3 radiasi matahari gtr
Pengaturan kecepatan dan posisi motor ac 3 phasa.
speed control of three phase induction motor
Radiasi surya
design of VFD for speed control in single phase induction motor
Variable frequency drives for industrial applications
Radiasi surya dan pertumbuhan tanaman
cascaded multilevel inverter project
Performance Modules Solar Power Meter (Solar-100)
20020501
Peran klimatologi dalam tip dan peternakan gtr
Ad

Similar to RADIASI MATAHARI (20)

PPT
6_hubungan_cahaya_tanaman.ppt
PPT
6 Hubungan Cahaya Tanaman
PPT
6 Hubungan Cahaya Tanaman
PPT
6 Hubungan Cahaya Tanaman
PPSX
powerpoint,persentase,blog
PPTX
Radiasi matahari
PPT
powerpoint,persentase,blog
PPT
powerpoint,persentase,blog
PPT
6 Hubungan Cahaya Tanaman
DOCX
LAPORAN PRAKTIKUM PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAD...
PPTX
produktivitas tanaman tropis terkait dengan cahaya
PPT
Slide 3 kapita hortikultura
PPT
Hubungan Cahaya dan Tanaman
PPTX
PPT Agroklimat bab III radiasi
PPTX
pengaruh cahaya terhadap tumbuhan
DOCX
Laporan Klimatologi Acara 2 Shinta Rebecca Naibaho
PPTX
produktivitas tanaman tropis terkait dengan suhu
PPTX
radiasi surya, suhu dan kelembaban dalam agroklimatologi
PPTX
RADIASI SURYA poltek cwe tptp 2023 kelas B
PDF
Pemodelan produksi gtr 2013
6_hubungan_cahaya_tanaman.ppt
6 Hubungan Cahaya Tanaman
6 Hubungan Cahaya Tanaman
6 Hubungan Cahaya Tanaman
powerpoint,persentase,blog
Radiasi matahari
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
6 Hubungan Cahaya Tanaman
LAPORAN PRAKTIKUM PENGARUH INTENSITAS CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAD...
produktivitas tanaman tropis terkait dengan cahaya
Slide 3 kapita hortikultura
Hubungan Cahaya dan Tanaman
PPT Agroklimat bab III radiasi
pengaruh cahaya terhadap tumbuhan
Laporan Klimatologi Acara 2 Shinta Rebecca Naibaho
produktivitas tanaman tropis terkait dengan suhu
radiasi surya, suhu dan kelembaban dalam agroklimatologi
RADIASI SURYA poltek cwe tptp 2023 kelas B
Pemodelan produksi gtr 2013

More from EDIS BLOG (20)

PPTX
Usaha pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit
PPTX
Bahan Persentasi-Kabidluh Kelembagaan sawit.pptx
PPTX
DESKRIPSI PALAQUIUM ABOVATUM
PPTX
Efective Communication (Communication Skill)
DOCX
Terjemahan bab 7 forest hidrologi Karakteristik Hutan
PPTX
FAMILY THEACEA
DOCX
Makalah sosiologi hutan dan lingkungan
DOCX
LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI KEHUTANAN PENGENALAN ALAT-ALAT MIKROBIOLOGI
DOCX
LAPORAN PRAKTIKUM PENGENALAN ALAT-ALAT MIKROBIOLOGI
PPTX
Ekonomi sumber daya hutan FHIL UHO 2014 Produksi, Proses Produksi, Dan Sumber...
PPTX
Klimatologi hutan
PPTX
KELEMBAPAN UDARA
PPTX
KELEMBAPAN UDARA
PPS
HIDROLOGI HUTAN
PPT
PENGERTIAN LIMBAH
PPT
DIABETES MALITUS
PDF
EPIDEMILOGI
PDF
PENGANTAR EPIDEMILOGI
PDF
BUKU AJAR MANAJEMEN HUTAN 2009
PPT
PENGERTIAN KESEHATAN MASYARAKAT
Usaha pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit
Bahan Persentasi-Kabidluh Kelembagaan sawit.pptx
DESKRIPSI PALAQUIUM ABOVATUM
Efective Communication (Communication Skill)
Terjemahan bab 7 forest hidrologi Karakteristik Hutan
FAMILY THEACEA
Makalah sosiologi hutan dan lingkungan
LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI KEHUTANAN PENGENALAN ALAT-ALAT MIKROBIOLOGI
LAPORAN PRAKTIKUM PENGENALAN ALAT-ALAT MIKROBIOLOGI
Ekonomi sumber daya hutan FHIL UHO 2014 Produksi, Proses Produksi, Dan Sumber...
Klimatologi hutan
KELEMBAPAN UDARA
KELEMBAPAN UDARA
HIDROLOGI HUTAN
PENGERTIAN LIMBAH
DIABETES MALITUS
EPIDEMILOGI
PENGANTAR EPIDEMILOGI
BUKU AJAR MANAJEMEN HUTAN 2009
PENGERTIAN KESEHATAN MASYARAKAT

Recently uploaded (20)

PDF
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 11 SMA - Berpikir Kritis dan Mengembang...
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
PPTX
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPTX
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
DOCX
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
PPTX
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
PDF
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
PPTX
PPT MODUL 3 PENYELARASAN VISI MISI DENGAN OEMBELAJARAN MENDALAM
DOCX
Daftar Judul Paper Artificial Intelligence in Information System
PDF
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
DOCX
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
PDF
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
PDF
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
PPTX
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
PPT
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PPTX
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
PPTX
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
PPTX
Penguatan Pertemuan1 OJT koding dan kecerdasan artificial
Materi Pendidikan Agama Islam - Kelas 11 SMA - Berpikir Kritis dan Mengembang...
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas X SMA Terbaru 2025
Kokurikuler dalam Pembelajaran Mendalam atau Deep Leaning
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Pola Pikir Bertumbuh Pembelajaran Mendalam.pptx
Modul Ajar Deep Learning PKWU Kerajinan Kelas 11 SMA Terbaru 2025
1 - Hubungan Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Bhinneka Tun...
Buku Teks KSSM Sains Sukan Tingkatan Empat
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Ekonomi Kelas X SMA Terbaru 2025
PPT MODUL 3 PENYELARASAN VISI MISI DENGAN OEMBELAJARAN MENDALAM
Daftar Judul Paper Artificial Intelligence in Information System
Panduan Praktikum Administrasi Sistem Jaringan Edisi 3 (Proxmox VE 9.0).pdf
Modul Ajar Pembelajaran Mendalam PKWU Kerajinan Kelas XI SMA Terbaru 2025
MRT Tangguh, Indonesia Maju: Mewujudkan Transportasi Publik yang Aman, Nyaman...
Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 1 Kurikulum Merdeka
bahan FGD_Kebijakan Pembelajaran Penilaian.pptx
Inkuiri Kolaboratif bagi guru di Satuan Pendidikan .ppt
PDF_Penyelarasan_Visi,_Misi,_dan_Tujuan_
Materi Refleksi Akhir Tahun Sutan Raja.pptx
Penguatan Pertemuan1 OJT koding dan kecerdasan artificial

RADIASI MATAHARI

  • 1. Radiasi - Matahari - Konsep/pengertian radiasi - Komponen radiasi surya - Faktor yang pengaruhi intensitas radiasi surya - Radiasi bumi dan atmosfer - Faktor yang pengaruhi radiasi surya - Neraca bahang
  • 2. Matahari • matahari (matahari = surya ) sumber energi utama untuk proses-proses fisika atmosfer yang menentukan keadaan cuaca dan iklim di atmosfer bumi. • Permukaan matahari bersuhu 6000 K, dengan jarak dari bumi 150 juta Km • Radiasi yang sampai di puncak atmosfer 1360 Wm2, yang sampai ke permukaan bumi setengah dari yang diterima di puncak atmosfer. • Rata-rata 30% radiasi yang sampai dipermukaan bumi dipantulkan kembali ke angkasa luar.
  • 3. TATA SURYA KITA Tata surya 28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 3
  • 4. 28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 4
  • 5. JARAK DARI BUMI TERDEKAT TERJAUH RATA - RATA UKURAN KHAS DARI……. BUTIRAN SUPER BUTIRAN SUN SPOT MATAHARI UMUR 4,6 MILYAR TAHUN JENIS SPEKTRAL G. 2 TEMPERATUR MENCAPAI : PUSAT/ I NTI PERMUKAA N SUN SPOT CORONA UKURAN / ENERGI RADIUS PANCARAN ENERGI MASSA Joule/ detik KOMPOSISI KIMIA HIDROGEN, HELIUM ( DENGAN SEDIKITNYA 70 UNSUR YANG LEBIH BERAT ) SATURNUS JUPITER MARS NEPTUNUS URANUS PLUTO MATAHARI BULAN BUMI VENUS MERKURIUS 28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 5
  • 6. ZONA RADIASI INTI MATAHARI PHOTOSPERA ZONA KONVEKSI 28 Pebruari 2008 Bahan Ajar berbasis TIK - Geografi (SAKB) 6
  • 7. Konsep Radiasi • Perpindahan energi/kalor dari permukaan matahari ke suatu tempat dipermukaan bumi yang di pancarkan dlm bntuk gelombang elektromagnetik baik melalui perantara maupun tdk melalui perantara. • Ada 2 teori dalam perpindahan ini yaitu: Teori gel elektromagnetik = cahaya merambat melalui ruangan sbgai suatu gelombang Teoti kuantum = cahaya merambat dlm bntuk aliran partikel yg disebut foton
  • 8. Komponen radiasi matahari • Intensitas radiasi = jmlah energi yg dipancarkan oleh matahari per satuan wktu per satuan luas • Kualitas radiasi = panjang gelombang sinar atau tnkat energi yg dipancarkan olh matahari • Panjang hari dan lama pnyinaran = peride mulai terbit hingga terbenam matahari dan merupakan lama pnyinaran maksimum yg dpt dicapai matahari
  • 9. Karakteristik Radiasi Surya • Setiap benda di alam yang bersuhu 0 K (-273 o C) memancarkan radiasi berbanding lurus dengan pangkat empat suhu permukaannya (Hukum Stefan – Boltzman) F = ε σ T4 F = Pancaran RAdiasi (Wm2) ε = emisivitas permukaan, bernilai satu untuk benda hitam (black body radiation), sedangkan untuk benda-benda alam berkisar 0.9-1.0) σ = tetapan Stefan – Boltzman (5.67 10-8 Wm2) T = Suhu permukaan (K)
  • 10. Faktor yang pengaruhi intensitas radiasi surya • Jumlah radiasi yg sampai di permk bumi dan mngalami pemantulan olh keragaman bntuk bumi di sebut Insolasi • 4 faktor yg pngaruhi insolasi • Intensitas radiasi • Faktor astronomis • Transparansi atm • pemantulan
  • 11. Radiasi bumi dan atmosfer • Radiasi bumi = radiasi yg dipacarkn olh bumi ke sekelilingx (atm & angkasa) dlm bntuk gel elektromagnetik setelah mnerima radiasi dr matahari • Radiasi atmosfer = radiasi yg dipacarkn olh atmosfer ke sekelilingx (bumi & angkasa) dlm bntuk gel elektromagnetik baik mlalui perantara ataupun tdk.
  • 13. Kenaikan suhu rata-rata bumi selama 157 tahun terakhir
  • 15. Cahaya • Faktor esensial pertumbuhan dan perkembangan tanaman • Cahaya memegang peranan penting dalam proses fisiologis tanaman, terutama fotosintesis, respirasi, dan transpirasi • Fotosintesis : sebagai sumber energi bagi reaksi cahaya, fotolisis air menghasilkan daya asimilasi (ATP dan NADPH2)
  • 16. • Cahaya matahari ditangkap daun sebagai foton • Tidak semua radiasi matahari mampu diserap tanaman, cahaya tampak, dg panjang gelombang 400 s/d 700 nm • Faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi yang sampai ke bumi: sudut datang, panjang hari, komposis atmosfer • Cahaya yang diserap daun 1-5% untuk fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun dan transpirasi
  • 17. • Peranan cahaya dalam respirasi, fotorespirasi, menaikkan suhu • Peranan cahaya dalam transpirasi, transpirasi stomater, mekanisme bukaan stomata • Kebutuhan intensitas cahaya berbeda untuk setiap jenis tanaman, dikenal tiga tipe tanaman C3, C4, CAM • C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah, dibatasi oleh tingginya fotorespirasi
  • 18. • C4 memiliki titik kompensasi cahaya tinggi, sampai cahaya terik, tidak dibatasi oleh fotorespirasi • Besaran yang menggambarkan banyak sedikitnya radiasi matahari yang mampu diserap tanaman:ild • ILD kritik dan ILD optimum, ILD kritik menyebabkan pertumbuhan tanaman 90% maksimum. ILD optimum menyebabkan pertumbuhan tanaman (CGR) maksimum
  • 19. • ILD optimum setiap jenis tanaman berbeda tergantung morfologi daun • Faktor eksternal juga mempengaruhi nilai ild optimum, misalnya jarak tanam (kerapatan tanaman) maupun sistem tanam • Faktor eksternal mempengaruhi radiasi yang diserap dan nilai ILD optimum, melalui efek penaungan (mutual shading) • Penaungan: distribusi cahaya dalam tajuk tidak merata, ada daun yang bersifat parasit terhadap fotosintat yang dihasilkan daun yang lain, NAR rendah, CGR rendah, telah tercapai titik kompensasi cahaya, ILD telah melampaui nilai optimumnya
  • 20. • Kaitannya dengan ILD optimum setiap jenis tanaman perlu dilakukan kajian mengenai jarak tanam yang menyebabkan tercapainya ILD optimum tersebut. Pengaturan jarah tanam ditentukan oleh tingkat kesuburan lahan maupun habitus tanaman (morfologi tanaman) • Penentuan kerapatan tanaman dipengaruhi juga oleh hasil ekonomis yang akan diambil dari pertanaman.
  • 21. • Hasil ekonomis tanaman berupa biji (produk reproduktif yang lain). Kalo dibuat grafik hub antara kerapatan dengan hasil, kurve berbentuk parabolik, ada nilai LAI optimum. Peningkatan kerapatan tanaman setelah LAI optimum, menimbulkan penurunan hasil. Hasil fotosintesis digunakan lebih banyak untuk keperluan vegetatif • Hasil ekonomis tanaman berupa bagian vegetatif tanaman, grafik hub antara kerapatan dengan hasil berbentuk asimtotik. Jarak tanam dibuat serapat mungkin supaya penyerapan radiasi maksimum cepat tercapai, dapat dikatakan tidak ada LAI optimum
  • 22. Faktor yang Menentukan Besarnya Radiasi Matahari ke Bumi • Sudut datang matahari (dari suatu titik tertentu di bumi) • Panjang hari • Keadaan atmosfer (kandungan debu dan uap air)
  • 23. • Panjang hari sering menjadi faktor pembatas pertumbuhan di daerah sub-tropik • Keberadaan radiasi, sering terbatas di sub-tropik pada musim tertentu, sehingga kekurangan radiasi matahari merupakan kendala utama pertanian di sub-tropik • Panjang hari di daerah tropik tidak terlalu menimbulkan masalah (bukan faktor pembatas), relatif konstan, 12 jam/hari • Yang sering menjadi faktor pembatas adalah masalah kelebihan radiasi (intensitas matahari)
  • 24. Naungan • Merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya yang terlalu tinggi. • Pemberian naungan dilakukan pada budidaya tanaman yang umumnya termasuk kelompok C3 maupun dalam fase pembibitan • Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak tahan IC penuh, butuh 30-40%, diatasi dengan naungan
  • 25. • Pada tanaman kelompok C3, naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit saja, tetapi sepanjang siklus hidup tanaman • Meskipun dengan semakin dewasa umur tanaman, intensitas naungan semakin dikurangi • Naungan selain diperlukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang sampai ke tanaman pokok, juga dimanfaatkan sebagai salah satu metode pengendalian gulma
  • 26. • Di bawah penaung, bersih dari gulma terutama rumputan • Semakin jauh dari penaung, gulma mulai tumbuh semakin cepat • Titik kompensasi gulma rumputan dapat ditentukan sama dengan IC pada batas mulai ada pertumbuhan gulma • Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik jenuh), hasil fotosintesis cukup untuk respirasi dan sisanya untuk pertumbuhan
  • 27. Dampak pemberian naungan terhadap iklim mikro • Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40% • Mengurangi aliran udara disekitar tajuk • Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil (60-70%) • Mengurangi laju evapotranspirasi • Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman
  • 28. Hasil penelitian pada tembakau Dampak pemberian naungan pada pertanaman tembakau : • Laju transpirasi tanaman tembakau menurun sebesar 45,6% • Evapotranspirasi tanah menurun sebesar 60% • Kadar air daun meningkat • Total luas daun tembakau meningkat 40%
  • 29. Tanaman muda • Memerlukan intensitas cahaya relatif rendah • IC terlalu rendah aktifitas fotosintesis menurun, suplai KH dan auxin untuk pertumbuhan akar menurun, bibit yang kekurangan IC memiliki perakaran yang tidak berkembang • IC terlalu tinggi : fotooksidasi meningkat, suhu tinggi, kelembaban rendah, kematian daun (daun terbakar)
  • 30. • Penelitian pada penyetekan kakao: stek kakao mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan intensitas cahaya 20% lebih rendah dari IC penuh (stek kakao diberi naungan dengan intensitas sedang) • Penelitian pada pembibitan karet: bibit karet mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 50% • Penelitian pada penyetekan vanili: bibit vanili mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 30%-50%
  • 31. • Naungan dapat menghindari fluktuasi temperatur yang tinggi dan kadar air tanah • Naungan dapat digunakan sebagai saranan konservasi tanah, karena meningkatkan jumlah pori penyedia air tanah (melalui pengaturan temperatur dan evaporasi) • Besar kecilnya fotosintesis tergantung pada temperatur, suplai air, unsur-unsur hara, sifat morfologis tanaman. Puncak fotosintesis terkait dengan besarnya sinar dan temperatur
  • 32. Kekurangan Air Diatasi dg naungan • Naungan mengurangi volume kecepatan aliran permukaan dan meningkatkan air tersedia bagi tanaman
  • 33. Pengaruh lingkungan (Tekanan) • Pengaruh merusak yang dipaksakan, dikendalikan oleh lingkungan • Respon adaptasi, dikendalikan oleh tanaman
  • 34. • Kerusakan: kematian sebagian organ maupun keseluruhan tanaman, penurunan pertumbuhan karena kelainan fisiologis • Kerusakan: resistensi tanaman terhadap tekanan lingkungan berkurang • Respon beradaptasi, merupakan pengendali yang halus terhadap resistensi • Resistensi bisa elastis (terbalikkan) maupun plastis (tidak terbalikkan)
  • 35. • Resistensi elastis, efek mekanisme fisiologis (lebih besifat fisiologis) • Resistensi plastis, efek adaptasi morfologis • Tekanan cahaya bisa menimbulkan respon fisiologis (dalam aktivitas fotosintesis) maupun respon morfologis (berubahnya ukuran daun dll) • Kedua respon tsb memerlukan fleksibilitas fenotipe
  • 36. Respon Morfologi • Makromorfologi: tinggi tanaman, diameter tanaman, sudut percabangan, jumlah daun, luas daun dll • Mikromorfologi: kandungan klorofil daun, ketebalan daun dll • Tinggi tanaman lebih cepat naik di tempat teduh, diameter tanaman lebih cepat naik di tempat tanpa naungan, sudut percabangan lebih besar ditempat ternaungi, luas daun lebih besar di tempat ternaungi, begitu juga dengan jumlah daun • Kandungan klorofil lebih tinggi di tempat terang, ketebalan daun lebih tinggi di tempat terang